Liputan Kegiatan Pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga di Desa Jatidukuh, Gondang, Mojokerto, Jawa Timur, Gondang, Mojokerto, Jawa Timur
Pada tanggal 16 Juli 2024, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Sub Kelompok 8 melaksanakan kegiatan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga di Desa Jatidukuh, Gondang, Mojokerto, Jawa Timur. Kegiatan ini diprakarsai oleh Syahfareza Daffa (Teknik Informatika), Maria Febriansi Dwiasri Harung (Ilmu Hukum), dan Sharon Avelia Jesilin Saliem (Manajemen), serta didukung oleh Karang Taruna Desa Jatidukuh, Gondang, Mojokerto, Jawa Timur yang terdiri dari Nathanael Roih Permadi, Arief Sumali, dan Febri Prautama.
Latar Belakang Kegiatan
Kekerasan dalam rumah tangga merupakan isu serius yang seringkali tersembunyi di balik pintu rumah. Upaya untuk mencegah kekerasan ini memerlukan kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN bersama Karang Taruna berupaya untuk memberikan edukasi dan membangun kesadaran mengenai pentingnya pencegahan kekerasan dalam rumah tangga.
Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Jatidukuh, Gondang, Mojokerto, Jawa Timur ini melibatkan berbagai lapisan masyarakat, mulai dari remaja hingga orang dewasa. Acara dibuka oleh sambutan Kepala Desa yang menyatakan dukungannya terhadap upaya pencegahan kekerasan dalam rumah tangga.
Oleh Syahfareza Daffa, yang merupakan mahasiswa Teknik Informatika, menjelaskan pentingnya peran teknologi dalam kampanye pencegahan kekerasan. Ole menunjukkan bagaimana media sosial dan aplikasi mobile dapat digunakan untuk menyebarkan informasi dan memberikan bantuan kepada korban kekerasan.
Maria Febriansi Dwiasri Harung, mahasiswi Ilmu Hukum, memberikan materi mengenai aspek hukum kekerasan dalam rumah tangga. Maria menjelaskan hak-hak korban dan langkah-langkah hukum yang bisa diambil untuk melindungi diri dari kekerasan.
Sharon Avelia Jesilin Saliem, yang merupakan mahasiswi Manajemen, memberikan pelatihan tentang manajemen konflik dan komunikasi yang efektif dalam keluarga. Sharon menekankan pentingnya komunikasi yang baik untuk mencegah terjadinya konflik yang bisa berujung pada kekerasan.
Peran Mitra dan Partisipasi Masyarakat
Mitra kegiatan, yaitu Karang Taruna Desa Jatidukuh, Gondang, Mojokerto, Jawa Timur yang terdiri dari Nathanael Roih Permadi, Arief Sumali, dan Febri Prautama, berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan acara. Mereka membantu dalam persiapan logistik, mengundang peserta, dan memberikan dukungan teknis selama kegiatan berlangsung.
Masyarakat Desa Jatidukuh, Gondang, Mojokerto, Jawa Timur menyambut baik kegiatan ini dan berpartisipasi aktif dalam sesi tanya jawab dan diskusi kelompok. Para peserta mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai kekerasan dalam rumah tangga dan cara-cara pencegahannya.
Penutup
Kegiatan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Jatidukuh, Gondang, Mojokerto, Jawa Timur. Dengan adanya edukasi dan peningkatan kesadaran, diharapkan angka kekerasan dalam rumah tangga dapat menurun dan tercipta lingkungan yang lebih aman dan harmonis. Mahasiswa KKN Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam upaya pencegahan kekerasan dan membangun kesejahteraan bersama.

Komentar
Posting Komentar